Category Archives: Berita Bola

Berita Bola Paling Komplit dan Gres dari Sang Master Bola

Konsep Desain Logo Piala Dunia 2018 Rusia

Konsep Desain Logo Piala Dunia 2018 Rusia
Konsep Desain Logo Piala Dunia 2018 Rusia

Seluruh maniak sepakbola sejatinya tinggal menghitung mundur, untuk menyaksikan ajang Piala Dunia 2018 yang nantinya bakal dilangsungkan di Rusia. Kesuksesan dalam menggelar Piala Dunia sebelumnya pada tahun 2014 di Brazil, nampaknya begitu memotivasi FIFA untuk meraih kesuksesan yang lebih lagi di tahun 2018. Sebagai langkah awal, FIFA terlebih dulu meresmikan logo Piala Dunia 2018 kepada masyarakat. Konferensi pers khusus untuk merilis logo tersebut digelar di 2 venue di Moskow. Yakni, International Space Station serta Bolshoi Theater. Pada kesempatan tersebut, FIFA pun mengupas tuntas makna yang tersirat dari desain logo Piala Dunia 2018 tersebut.

Fase seleksi desain logo Piala Dunia 2018

Dari 7 firma konsultan desain di seluruh dunia yang ikut berpartisipasi untuk mendesain logo Piala Dunia 2018, akhirnya Brandia Central menjadi firma yang dipilih oleh FIFA. Sebelumnya, firma desain yang berasal dari Portugal itu juga sempat mendesain logo untuk ajang Euro 2012 Polandia / Ukraina dan juga logo Euro 2016 Prancis.

Setelah melalui proses asistensi yang ketat, akhirnya Brandia Central mampu menyelesaikan logo Piala Dunia 2018 seperti yang kita bisa lihat saat ini. Dimana FIFA melihat desain logo tersebut adalah logo yang paling sesuai dengan aspek kebudayaan, olahraga dan pemerintahan Rusia. Adapun pelatih timnas Rusia, Fabio Capello ikut andil dalam proses asistensi logo yang dikreasi oleh Brandia Central itu.

Arti yang tersirat pada logo Piala Dunia 2018

Berdasarkan presentasi yang dilakukan oleh Brandia Central kepada FIFA, pada logo tersebut terdapat sejumlah jendela yang terbuka. Dimana mempunyai arti sebuah undangan kepada masyarakat seluruh dunia untuk menyaksikan Piala Dunia 2018 di Rusia. Selain itu, jendela-jendela itu juga menggambarkan wujud bola ajaib yang bakal digunakan dalam ajang sepakbola 4 tahunan itu. Bentuk lain yang juga terwujud dari logo tersebut adalah bentuk dari Sputnik, pesawat luar angkasa dari Rusia.

Pada logo tersebut juga terdapat alur gerakan yang merangkak keatas, dimana ini menyimbolkan sebuah kegembiraan pencinta sepakbola dan selebrasi timnas pemenang yang sedang mengangkat trofi.

Ada pula simbol manusia yang bermaknakan ambisi dari para pemain yang berbaur dengan euforia seluruh penonton Piala Dunia 2018.

Terkait warna, biru, merah, hitam dan emas dipilih menjadi komposisi warna logo, karena warna-warna tersebut adalah warna yang dipakai oleh banyak seniman Rusia kuno.

“Ini adalah desain logo yang paling menggambarkan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018”, ujar Sepp Blatter selaku Presiden FIFA.

Respon masyarakat luas terhadap logo Piala Dunia 2018

Memang di dunia ini tidak pernah ada gading yang tak retak. Begitupun dengan logo Piala Dunia yang sudah dibuat dengan sangat bagus ini. Sebagian masyarakat ada yang nyinyir mengatakan kalau bentuk logo lebih menyerupai kepala Alien. Tidak ada unsur olahraganya sama sekali, seperti logo Piala Dunia sebelum-sebelumnya. Ada pula yang mengatakan bentuk logo tersebut lebih memperlihatkan bentuk seekor ikan daripada trofi Piala Dunia.

Namun begitu, FIFA tetap kekeh dengan keputusan untuk memilih logo ini sebagai logo resmi Piala Dunia 2018. FIFA pun juga tidak lupa mengapresiasi kerja keras Brandia Central dalam memvisualisasikan sebuah logo yang paling pas buat turnamen Piala Dunia 2018 Rusia.

Jelang Ditutupnya Bursa Transfer, Mou Bilang Kurang 1 Pemain Lagi

Jelang Ditutupnya Bursa Transfer, Mou Bilang Kurang 1 Pemain Lagi
Jelang Ditutupnya Bursa Transfer, Mou Bilang Kurang 1 Pemain Lagi

Drama transfer Manchester United (MU) tengah mendekati titik akhir. Menyadari hal tersebut, sang Manajer, Jose Mourinho mengaku kalau squadnya masih butuh 1 pemain lagi.

Dari semua klub peserta Liga Premier, MU bisa dibilang termasuk klub yang relatif banyak membelanjakan uangnya pada bursa musim panas tahun ini (2017). Hingga kini, tercatat sudah 150 jt Pound keluar dari dompet Setan Merah untuk memboyong 3 pemain baru. Yakni, Romelu Lukaku yang ditebus dengan uang senilai 75 jt Pound, lalu Victor Lindelof yang dijemput dengan 35 jt Pound, dan terakhir Nemanja Matic yang menguras uang MU senilai 40 jt Pound.

Kendati begitu, kebijakan The Special One dalam membelanjakan uangnya bisa dibilang sudah tepat saat ini. Walaupun tetap saja, dia termasuk Manajer yang relatif amat boros di musim panas sekarang. Mou memang menciduk ketiga pemain barunya tersebut, untuk menambal segala kekurangan yang terdapat pada lini depan squadnya. Lukaku dan Lindelof sendiri sudah unjuk gigi di laga-laga pra musim, dan dinilai oke oleh Mou.

Berkat kehadiran 3 pemain barunya, MU juga hampir menyapu bersih 7 pertandingan di sesi pra musim. Mereka menang 6 kali, termasuk berhasil menaklukkan Manchester City dan Real Madrid. Pil pahit kekalahan cuma mereka telan sekali, saat berhadapan dengan Barcelona. Itu pun juga cuma tercukur tipis 0 – 1 oleh Blaugrana.

Akan tetapi, rasa kurang tetap mengusik pikiran Mou dibalik kepuasan yang sudah dirasakannya sejauh ini. Pelatih asal Portugal berumur 54 tahun itu tetap kekeh, kalau dirinya masih butuh 1 muka baru untuk menyempurnakan squadnya.

Dari gosip yang beredar, nama-nama pemain yang masuk dalam incaran Mou untuk melengkapi squadnya adalah gelandang Inter Milan, Ivan Perisic dan juga bek yang membela Paris Saint Germain (PSG), Serge Aurier.

“Membesut klub itu bisa diibaratkan seperti melukis. Kita tidak hanya melihat dari sisi teknis yang kasat mata, namun ada juga aspek perasaan atau feeling. Nah saya tidak bisa memungkiri, kalau feeling saya mengatakan MU masih butuh 1 pemain baru lagi”, ujar Mou yang dimuat di soccerway.

“Jika sudah lengkap dengan 4 pemain baru yang saya inginkan, maka semuanya akan berjalan sempurna”, sambung mantan Winger itu.

“Tak lupa saya ucapkan terima kasih banyak kepada manajemen MU atas pengertiannya yang amat sangat kepada saya. Terus terang, mereka benar-benar percaya penuh kepada keputusan saya dalam menyetel squad. Berapa pun biaya transfer pemain yang saya inginkan, mereka selalu berkata siap untuk mendukung dan menggelontorkan dana. Namun dibalik itu, ini semua karena kami berdua punya cita-cita yang sama. Yakni, menjuarai Liga Premier musim ini dan berangkat untuk menaklukkan kompetisi Eropa. Ada rupa, ada harga tentunya yang harus dibayar”.

“Yang jelas, semua ini tidak akan sia-sia. Manajemen bisa melihatnya sendiri kan pada laga uji coba di masa pra musim?”, tuntas Mou sambil tersenyum bangga.

Kurang Main, Renato Sanches Berasa Jengah di Bayern

Kurang Main, Renato Sanches Berasa Jengah di Bayern
Kurang Main, Renato Sanches Berasa Jengah di Bayern

Belakangan ini, Renato Sanches memang sedang jengah di klubnya, Bayern Munich. Pasalnya, gelandang asal Portugal itu sudah separuh musim terakhir lebih banyak dijadikan ban serep oleh coach Carlo Ancelotti. Atas dasar rasa tidak betahnya itu, Sanches berharap agar Manchester United (MU) atau AC Milan tertarik untuk meminangnya.

Sanches pertama kali bergabung di Bayern pada musim panas tahun lalu (2016). Pada saat itu, ia diboyong Bayern dari Benfica dengan harga banrol 35 jt Euro. Tadinya dengan mengeluarkan kocek segitu, Bayern berharap kalau pemain berusia 19 tahun itu mampu membawa perubahan di klub. Tapi yang ada justru malah sebaliknya, Sanches tampil bak ayam sayur di Bayern. Alhasil sepanjang musim lalu, Ancelotti akhirnya cuma merumputkan Sanches sebanyak 25 kali. Itu pun dengan kreasi gol dan assist yang nihil.

Disisi lain, Sanches juga sebetulnya bukan pesepakbola yang sembarangan. Pada ajang Piala Eropa 2016, dirinya juga ikut membawa timnas Portugal menyabet titel di ajang tersebut. Entah iklim di klub atau performanya yang sedang merosot, yang jelas Sanches mengatakan kalau dirinya tidak betah di Bayern. Sontak, niat untuk angkat kaki pun sudah dilontarkannya.

“Saya tidak betah di Bayern. Saya hanya mendapat sedikit jam terbang disana”, keluh Sanches saat diwawancara oleh Bild dan Daily Mail.

“Saat ini, saya hanya teringat dengan 2 klub yang dulu juga pernah berniat merekrut saya. Yaitu, MU dan AC Milan. Hanya saja, mereka pada bursa transfer musim panas kemarin kalah saing dengan Bayern”, imbuh Sanches lagi.

Sementara saat ditemui secara terpisah, Ancelotti malah mengatakan kalau sebaiknya Sanches pindah saja ke AC Milan. Menurut pelatih berumur 58 tahun itu, Rossoneri mungkin bakal menjadi tempat berlabuh yang lebih pas bagi anak didiknya itu.

“Mungkin semua baru akan bulat keputusannya, saat saya pulang ke Munich lagi. Sekarang saya masih sibuk menjalani tur pra musim bersama Bayern di China. Saya akan berbicara lagi dengan pelatih, terkait solusi apa yang terbaik”, terangnya.

“Yang jelas, saya akan memilih klub yang sudah pasti memberikan saya banyak waktu bermain. Saya masih sangat muda dan menginginkan banyak tantangan untuk belajar. Saya butuh jam bermain yang banyak”, tuntasnya sambil meninggalkan stadion usai berduel dengan Chelsea di laga pra musimnya.

Persela Dipecundangi Bhayangkara di Kandang Sendiri

Persela Dipecundangi Bhayangkara di Kandang Sendiri
Persela Dipecundangi Bhayangkara di Kandang Sendiri

Saat melakoni laga lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka, Persela lamongan harus ikhlas mendapat malu di kandang sendiri. Pasalnya, mereka harus keok 1 – 3 saat menyambut kedatangan Bhayangkara FC di Stadion Surajaya kemarin (Senin, 17 / 7 / 2017) sore WIB.

Sedari awal laga dimulai, Bhyangkara sudah menekan dan berhasil mencipta keunggulan lewat gol Thiago Furtuoso pada menit ke 44. Begitu pun pada babak ke 2, klub besutan Simon McMenemy itu kembali menggandakan angka di papan skor saat laga memasuki menit ke 75. Kala itu, Bhayangkara dihadiahi tendangan penalti oleh wasit yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Paulo Sergio.

Lantaran sudah merasa unggul 2 – 0, Bhayangkara sempat terlena dan kecolongan pada menit ke 87. Saat itu, giliran Samsul Arifin yang menggetarkan papan skor dan merubah kedudukan sementara menjadi 1 – 2 untuk tim tuan rumah. Namun Bhayangkara yang nampak benar-benar ingin memantapkan kemenangan mereka, kembali bikin gol di menit-menit injury time. Adalah Thiago Furtuoso yang membuat kubu tamu mutlak menjadi pemenang, karena sulit untuk disusul lagi. Alhasil Bhayangkara pun pulang dengan kemenangan 3 – 1 atas Persela.

Mendapati anak didiknya dibantai habis-habisan oleh Bhayangkara, Heri Kiswanto selaku pelatih Persela dengan jantan tidak mengeles. Ia mengaku kalau banyak blunder yang dilakukan anak didiknya di lapangan, dimana itu berbalik menjadi kans bagi Bhayangkara untuk bermanuver dan mengkonter.

“Sebetulnya pola permainan Bhayangkara ga istimewa-istimewa amat, cuma mereka pintar ambil peluang dari kesalahan yang kami buat. Jadi sistemnya lebih kepada konter attack”, jelas Heri.

“Namun apapun itu penjelasan saya, tim kami tetap kalah dan saya bertanggungjawab untuk segera melakukan evaluasi. Masih banyak yang harus dilakukan kedepan, jadi saya juga mendorong anak-anak didik saya untuk tidak terlalu larut dengan kekalahan ini”, imbuh mantan bek asal Aceh itu.

Sementara Simon McMenemy yang melatih Bhayangkara justru mengatakan pola bermain mereka sudah sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. Strategi menahan laju bola yang digiring Persela ke barisan pertahanan mereka, dan berlanjut kepada konter attack sukses mereka terapkan.

“Dari awal memang kami sudah membuat Persela kehilangan power untuk menembus pertahanan kami. Mental bertanding mereka juga sudah hancur, begitu kami golkan di awal-awal”, papar Simon.

Dengan hasil pertandingan kemarin, maka Persela masih harus stag di ranking 10 dengan koleksi 20 angka yang diraup dari 15 kali merumput. Sedangkan, Bhayangkara sebagai pihak yang menang langsung merayap ke ranking 4 dengan saldo terpaut 7 angka lebih banyak daripada Persela. Dimana, koleksi poin tersebut sama-sama diraih dari 15 kali bertanding.

Sanksi Penjara Messi Dibarter Dengan Sanksi Denda 3,8M

Sanksi Penjara Messi Dibarter Dengan Sanksi Denda 3,8M
Sanksi Penjara Messi Dibarter Dengan Sanksi Denda 3,8M

Menyoal kasus pengemplangan pajak yang dilakoni oleh salah satu mega bintang Barcelona FC, Lionel Messi, pengadilan tinggi Spanyol sudah resmi membarter sanksi penjara 21 bulannya dengan sanksi denda sebesar 3,8 Milyar Rupiah.

Sebelum ini, Messi didakwa telah menggelapkan pajak bersama-sama ayahnya, Jorge Messi di Spanyol. Keduanya dinilai telah mengemplang pajak sebesar 4,1 jt Euro atau sebanding dengan 61 Milyar Rupiah, yang dihitung dari income royaltinya antara tahun 2007 hingga tahun 2009 ke negara-negara Tax Heaven di Uruguay dan juga Belize.

Dengan kesalahan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tinggi Spanyol pun menuntut pemain berjuluk La Pulga itu dengan sanksi kurungan selama 21 bulan. Tapi pada akhirnya bomber 30 tahun itu dinyatakan tidak harus dikurung, lantaran tuntutan penjaranya masih berdurasi dibawah 2 tahun. Mengingat Undang-Undang Pidana di Spanyol menyatakan bahwa sanksi kurungan dibawah 2 tahun, bisa ditukar dengan sanksi wajib lapor dan percobaan. Selama sebelumnya, tidak didapatkan catatan kriminal. Adapun Messi memenuhi kriteria tersebut dan bisa bebas dari dinginnya lantai bui.

Sidang kasus Messi sejatinya sudah dimulai pada tahun 2016. Dimana pada tahun yang sama, Messi juga sempat mengajukan banding atas tuntutan JPU kepada dirinya. Sayang pada bulan Mei 2017, Pengadilan Tinggi Spanyol telah resmi menyatakan penolakan terhadap banding Messi tersebut.

Pada beberapa minggu yang lalu, JPU didapat sudah mengaminkan perubahan sanksi Messi menjadi sanksi denda sebesar 252,000 Euro atau setara dengan 3,8 Milyar Rupiah. Dengan catatan Messi belum punya rekor kriminal sebelumnya dan tuntutan lama kurungannya masih dibawah 2 tahun saja. Lagipula, Messi didapat juga sudah membayar lunas semua tunggakan pajaknya di periode 2007 hingga 2009.

Berbeda dengan pemain lain yang mengalami kasus yang sama, yaitu Cristiano Ronaldo. Saat ini pemain berjuluk CR7 itu masih belum bisa bobo tenang, lantaran kasus pengemplangan pajak sebesar 14,7 jt Euro masih bergulir di meja hijau.

Masa Bodo Dibilang Main Jelek, Yang Penting Pulang Dengan Banyak Trofi

Masa Bodo Dibilang Main Jelek, Yang Penting Pulang Dengan Banyak Trofi
Masa Bodo Dibilang Main Jelek, Yang Penting Pulang Dengan Banyak Trofi

Walau tahu klubnya banyak diledek orang, gelandang Manchester United (MU), Paul Pogba pun mengaku masa bodo dengan itu semua.

“Masa bodo dibilang klub kami main jelek, toh nyatanya 3 trofi sudah berhasil kami dapatkan”, ujar Pogba yang terlansir di Soccerway dan Esquire.

Sejak berada dibawah tangan Jose Mourinho, The Red Devil memang langsung terdongkrak performanya. Trofi pertama yang mereka raih di musim pertama bergabungnya Mou adalah trofi Community Shied, lalu berikutnya berhasil menyabet titel Piala Liga Inggris, dan terakhir menjuarai Liga Eropa.

Awal dari cibiran publik terhadap MU sebenarnya didasari dari keroyalannya dalam menggelontorkan uang untuk belanja pemain. Namun saat merogoh kocek untuk membayar mahar Pogba sebesar 89,000,000 Pound dari Juventus, publik menilai itu merupakan sebuah keputusan yang sangat salah dan sama sekali tidak sebanding dengan hasil belanjaan mereka itu. Pasalnya, Pogba dianggap pemain yang punya performa bermain buruk sejak diangkut ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas lalu (2016).

“Sebetulnya yang akan dicatat didalam sejarah adalah siapa yang menjadi pemegang trofi, bukan? Lantas, buat apa pusing dengan omongan orang”, timpal pemain asal Prancis berumur 24 tahun itu lagi.

Pelatih Fakhri Punya Taktik Jitu Sendiri, Buat Berkompetisi di Piala AFF U-15

Pelatih Fakhri Punya Taktik Jitu Sendiri, Buat Berkompetisi di Piala AFF U-15
Pelatih Fakhri Punya Taktik Jitu Sendiri, Buat Berkompetisi di Piala AFF U-15

Timnas Garuda Muda U-16 bakal berkompetisi di ajang Piala AFF U – 15 di Thailand pada Juli 2017 mendatang. Sang pelatih sudah memperingatkan anak didiknya, bahwa laga perdana kontra Myanmar sangatlah penting.

Usai merebut titel di Thien Phong Plastic Cup 2017 Vietnam pada Sabtu, 17 / 6 / 2017 pekan lalu, Hamsah Lestaluhu cs sontak cuma memiliki waktu 2 minggu untuk menggenjot menuju Piala AFF. Malahan, mereka sampai-sampai harus meng- ikhlaskan waktu Lebaran mereka untuk menjalani sesi latihan di Cijantung mulai Senin, 26 / 6 / 2017.

Setelah mengecek pengkategorian grup, Timnas U-16 diperkirakan bakal bertemu dengan rival-rival yang berat. Mereka masuk didalam Grup A berbarengan dengan Myanmar, Australia, Laos, Singapura dan juga tim tuan rumah, Thailand.

Diantara rival-rival mereka itu, melawan Myanmar jadi prioritas Fakhri Husaini. Duel itu digelar pada tanggal 9 / 7 / 2017 di Princess Sirindhorn Stadium Chonburi. Dimana sebelumnya, Myanmar adalah tim yang pernah menggasak piala pada Piala AFF 2002 dan 2005.

Fakhri juga menasehati timnya untuk benar-benar waspada saat menghadapi Myanmar nanti. Pasalnya, laga pertama bakal jadi penentu penampilan di laga-laga selanjutnya.

“Laga pertama pasti punya andil buat laga-laga selanjutnya, apalagi di turnamen. Kami tidak memiliki banyak laga, cuma 5 kali tanding saja. Tentu saja di tiap-tiap laga, kami harus meraup poin semaksimal mungkin,” ujar Fakhri saat disambangi di lapangan Atang Sutresna Cijantung Jakarta siang tadi (Rabu, 20 / 6 / 2017).

“Laga kontra Myanmar adalah laga pembuka bagi timnas. Ini selalu saya ingatkan ke mereka. Tiap laga ya penting, tapi laga pertama itu sangat teramat penting. Sebab laga pertama itulah yang akan menentukan laju kami kedepan,” imbuhnya.

Saat merumput di turnamen Vietnam, timnas Indonesia U-16 sukses menggilas Myanmar dengan skor akhir 4 – 1. Namun begitu, kemenangan itu betul-betul didapat dengan susah. Fakhri mewanti-wanti agar anak didiknya tidak lantas jadi terlena, karena sudah menang lawan Myanmar. Hal yang tidak diduga sebelumnya, bisa saja terjadi.

“Myanmar itu squad yang mentalnya bagus dan sangat solid. Kemarin saja, kami sudah ngos-ngosan lawan Myanmar. Selain pressure yang mereka berikan sangat tangguh, cara bermain mereka pun juga sangat oke. Vietnam saja juga dibikin kewalahan kala berhadapan dengan mereka, walaupun toh Vietnam akhirnya bisa menang”, tukas Fakhri.

“Saya sendiri tidak tahu apakah Myanmar bakal membawa perubahan signifikan atau tidak, tapi yang sudah bisa jelas terlihat pas kemarin itu mereka merupakan tim yang sangat solid. Nah, makanya kami benar-benar harus waspada. Bagusnya, kemenangan timnas kemarin menjadi peningkat kepercayaan mereka”.

Tertkait strategi bermain, Fakhri sendiri sudah mmepersiapkan skemanya dengan matang. Termasuk rencana cadangan, jika terjadi sesuatu yang di luar dugaan.

“Ada rencana B lah buat jaga-jaga. Takutnya formasi 4-3-3 kami sudah terbaca. Soalnya kami kan selalu bermain dengan pola itu. Yang bisa kami otak-atik lagi itu siapa-siapa saja yang bakal saya mainkan. Saya tidak pernah memakai pemain yang terus-menerus sama di Vietnam kemarin. Jadi 6 pemain yang saya turunkan saat melawan Myanmar, tidak saya mainkan sata melawan Vietnam. Begitu juga saat kami melawan China Taipei. Saya pakai pemain yang baru”, jelasnya.

Dengan skema yang dibeberkannya itu, Fakhri mau menegaskan kalau tim nya tidak pernah menggantungkan diri kepada 1 pemain saja. Misalkan saja Rendy Juliansyah. Walau ia adalah top skorer di turnamen Vietnam kemarin, timnas tidak pernah secara monoton merumputkan dia. Semua bisa dimainkan atau tidak dimainkan berdasarkan kondisi bertanding saat itu.

“Sya punya banyak pemain depan. makanya saya tidak cuma bergantung kepada Rendy saja. Itu sudah jadi prinsip saya dalam mengorganisir tim. Ini selalu saya terapkan di tim manapun saya melatih”, katanya mencukupkan sesi wawancaranya dengan para wartawan.

Demi Latihan Serius, Timnas U-16 Ga Libur Pas Lebaran

Demi Latihan Serius, Timnas U-16 Ga Libur Pas Lebaran
Demi Latihan Serius, Timnas U-16 Ga Libur Pas Lebaran

Mengingat jadwal kompetisi Piala AFF U-15 yang bakal berlangsung sebentar lagi, yakni Juli 2017, Garuda Muda U-16 tidak memperoleh jatah libur pas Lebaran tahun ini.

Agenda timnas U-16 memang sudah padat semenjak memasuki bulan puasa. Usai menjuarai turnamen di Vietnam (Tien phong Plastic Cup 2017), Hamsa Lestaluhu cs sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi Piala AFF U-15 pada tanggal 9 hingga 22 Juli 2017 mendatang di Thailand. Sontak, menikmati liburan panjang saat Hari Idul Fitri pun tinggalah mimpi belaka.

Tidak diperbolehkan pulang kampung, semua pemain akan dikarantina di Cijantung. Namun begitu, sang pelatih Fakhri Husaini berencana untuk menggelar aktifitas makan ketupat bareng. Hal ini dilakukan pelatih 54 tahun itu, agar anak-anak didiknya tidak stress.

“Terpaksa Lebaran tahun ini kami tidak bisa libur panjang. Agenda kami soalnya mepet sekali. Sebentar lagi kan harus terbang ke Thailand buat ikut Piala AFF U-15, jadi kami pun harus serius latihan”, ujar Fakhri saat disambangi di mess.

“Tapi biar semua pemain dan kami tidak stress, saya dan tim pelatih berencana menggelar acara Lebaran di mess. Kita nanti makan ketupat bareng-bareng, lah setelah menjalankan Sholat Ied. Saya sudah konsultasi dengan dokter gizi timnas. Kata beliau boleh lah pas hari H makan ketupat, toh sehari-hari sudah makan beras merah melulu”, sambung Fakhri.

Selain berencana menggelar acara makan ketupat, Indra juga berencana untuk memanggil para orangtua anak-anak didiknya. Sehingga, para pemain tetap bisa bermaaf-maafan langsung dengan keluarga mereka. Namun begitu, hal ini belum tentu bisa terealisasi. Melihat hampir semuanya tinggal di kampung dan harus menggelar aktifitas Lebaran masing-masing.

“Saya juga punya wacana untuk memanggil orangtua mereka (pemain timnas), cuma memang belum tentu kesampaian. Kan, mereka rata-rata tinggal di kampung dan sedang ber- Lebaran bersama keluarga”, paparnya.

“Yang kami izinkan untuk pulang sebentar untuk mengunjungi orangtuanya, cuma para pemain yang memang berdomisili di Jakarta. Jadi mereka diperbolehkan pulang sejak H minus 1, yaitu hari Minggu, 25 Juni 2017 dan keesokan siangnya sudah harus ada di mess lagi. Dikarenakan, jadwal latihan sudah dimulai pada hari Senin, 26 Juni 2017. Walaupun bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri”, tutup Fakhri.

Latihan intensif di Pelatnas Cijantung, bakal dijalani para Garuda Muda sampai jadwal keberangkatan ke Negeri Gajah Putih tiba. Yaitu, antara tanggal 4 / 5 Juli 2017 mendatang.